Arrival: Hubungan “bahasa” antara manusia dengan alien

Rasanya sudah lama saya tidak menonton film. Kesempatan menonton film akhirnya datang akhir pekan kemarin. Saya direkomendasikan menonton sebuah film oleh rekan saya di lab. Judulnya Arrival. Film ini termasuk ke dalam film drama, misteri, dan fiksi ilmiah yang diproduksi oleh Amerika Serikat di tahun 2016 ini tak mampu saya tolak. Ada Denis Villeneuve di bangku sutradara serta Dan Levine, Shawn Levy, David Linde, Aaron Ryder sebagai produser. Yang menjadikan film ini menarik adalah cerita ini diambil berdasarkan cerita pendek yang berjudul Story of Your Life karya Ted Chiang yang ditulis ulang oleh Eric Heisserer.

Bagi yang baru menonton The Avenger atau Batman vs Superman, dalam film ini kita akan menyaksikan kembali Amy Adams dan Jeremy Renner. Dalam adegan yang yang memiliki alur mundur tersebut, mengisahkan seorang ahli bahasa bernama  Louise Banks yang merawat putrinya yang menderita penyakit kanker.

MV5BMTExMzU0ODcxNDheQTJeQWpwZ15BbWU4MDE1OTI4MzAy._V1_SY1000_CR0,0,640,1000_AL_

Cerita menarik ini diawali ketika Louise sedang mengajar di sebuah universitas. Di saat yang bersamaan dua belas pesawat asing muncul di beberapa tempat di Bumi. Tempat munculnya kapal alien ini adalah lokasi dengan potensi kilat yang rendah. Pesawat yang berrukuran cukup besar tersebut hampir tidak memancarkan gelombang ataupun emisi gas buangan. Hal itu yang membuat pemerintah merasa kesulitan dalam mengidentifikasi kedatangan pesawat alien tersebut, apakah dalam rangka damai atau mengajak berperang.

Kolonel Weber dari Angkatan Darat A.S. langsung meminta Louise dan seorang  fisikawan  Los Alamos National Laboratory yang bernama Ian Donnelly untuk bergabung dengan timnya dalam memecahkan bahasa alien tersebut. Mereka juga memiliki tugas untuk mencari informasi terkait  tujuan kedatangan mereka ke bumi. Keduanya dibawa ke kamp pelatihan militer A.S. di Montana, di dekat salah satu pesawat luar angkasa tersebut.

MV5BOWJlZDQ0NmEtNTJlYy00NDAzLWE2ODgtYjM2MTNiNjJjZGFjL2ltYWdlL2ltYWdlXkEyXkFqcGdeQXVyNDU3MjIxNzA@._V1_SY1000_SX1500_AL_

Ian dan Louise tiba di kamp militer dalam tugasnya menerjemahkan bahasa alien

Mereka memulai melakukan kontak dengan dua alien berkaki tujuh yang dijuluki “heptapod“, sedangkan Ian memanggil mereka Abbott dan Costello. Dari hasil komunikasi dengan kedua makhluk luar angkasa tersebut Louise menemukan bahwa mereka memiliki bahasa tertulis dengan simbol melingkar yang rumit. Perlahan namun pasti mereka mempelajari simbol-simbol yang sesuai dengan kosa kata dasar. Saat menerjemahkan bahasa makhluk luar angkasa tersebut yang sangat menarik. Mulai dari menentukan bentuk dan pola simbol hingga penggunaanya sebagai alat komunikasi menunjukan kehandalan dari Louise sebagai ahli bahasa.

MV5BODc5NmIzMDQtYWIxYy00MzYwLWJiZGItNGVhMDVhNTk1ZDQwXkEyXkFqcGdeQXVyNTk1NTMyNzM@._V1_SX1777_CR0,0,1777,740_AL_

Louise mencoba berkomunikasi dengan bahasa manusia, alien membalasnya dengan memberikan simbol-simbol unik dan rumit.

Ada keanehan yang terjadi ketika Louise semakin fasih berbahasa alien, ia mulai bisa melihat dan bermimpi tentang dirinya bersama putrinya.  Louise yang belum menikah merasa bingung dengan apa yang telah diimpikannya. Bahkan mimpi tersebut selalu hadir.

Dalam komunikasinya dengan alien, Louise menanyakan tujuan kedatangan alien tersebut. “tawarkan senjata”. Itulah kata-kata yang dapat diterjemahkan Louise.  Terjemahan serupa juga diperoleh tim peneliti lain. Bahkan “gunakan senjata”, diterima sebagai hasil terjemahan di tempat pendaratan lainnya di bagian bumi lainnya. Sejumlah negara menarik diri dari proyek tersebut, karena menganggapapayang disampaikan oleh alien merupakan ajakan untuk berperang. Bahkan beberapa negara seperti Tiongkok mempersiapkan militernya untuk melancarkan serangan terhadap pesawat luar angkasa tersebut. Disaat peneliti lain menganggapnya sebagai ancaman, lain halnya dengan Louise. Ia mengartikannya berbeda, kata “senjata” di sana merupakan teknologi, sehingga masyarakat dunia tidak perlu khawatir akan kedatangan makhluk alien tersebut.

MV5BMDI2YjYyNGQtZWY1ZS00Nzk3LTkzNzQtZWYxMGY1MzgzMmI1XkEyXkFqcGdeQXVyNTk1NTMyNzM@._V1_

Pengamatan terus dilakukan terhadap pesawat alien

Detik-detik yang cukup mendebarkan adalah ketika beberapa tentara A.S. yang tidak sejalan dengan pemikiran Louise memulai memasang bom di pesawat alien tersebut. Saya mengira akan terjadi agresi besar-besaran dari alien tersebut terhadap bumi. Namun ternyata berlaku sebaliknya. Saat Louise dan Ian masuk ke pesawat alien tersebut dan kembali berkomunikasi dengan Abbott dan Costello. Kedua alien tersebut memberikan pesan yang lebih besar dan rumit. Abbott melemparkan Louise dan Ian keluar dari pesawat tepat sebelum bomnya meledak.

Ian menemukan bahwa simbol-simbol alien tersebut berkaitan dengan konsep waktu dan kumpulan simbol tersebut merupakan seperduabelas dari “hadiah” yang hendak diberikan oleh alien tersebut. Louise dan Ian menyimpulkan bahwa para alien ini ingin semua negara bekerja sama karena simbol yang ditafsirkan sebagai “senjata” tersebut bisa juga memiliki makna alat atau teknologi.

MV5BMTUyMzIzMjE0Ml5BMl5BanBnXkFtZTgwNzczNDQ1MDI@._V1_SX1777_CR0,0,1777,744_AL_

Louise mencoba memecahkan kode bahasa yang disampaikan oleh castelo, alien yang datang ke bumi

Saat mengetahui hal tersebut Louise bergegas kembali ke pesawat alien tersebut menggunakan pesawat kecil dan bertemu Costello. Alien tersebut menjelaskan bahwa Louise dapat melihat masa depan, artinya penglihatannya selama ini bukanlah hanya mimpi atau sekedar kilas balik, melainkan kilas maju. Costello juga memberitahu bahwa mereka datang untuk membantu manusia dengan berbagi bahasanya. Bahasa mereka adalah “senjata” atau “alat” yang dimaksudkan sebelumnya karena mampu mengubah persepsi manusia terhadap waktu. Para alien mengetahui bahwa dalam kurun 3.000 tahun dari sekarang, merekalah yang membutuhkan bantuan manusia. Mereka meminta Louise menggunakan “senjata”-nya dan kemampuannya untuk melihat masa depan. Inilah bagian yang menurut saya keren dari alur cerita ini.

MV5BMjA1MDY4NTUxMV5BMl5BanBnXkFtZTgwODA0NDQ1MDI@._V1_SY1000_SX1600_AL_

Salah satu sudut ruangan pesawat alien yang mereka datangi

Louise dan Ian akhirnya dipulangkan dari kamp militer yang sedang dievakuasi meninggalkan wilayah sekitar pesawat alien tersebut. Yang mengejutkan, Louise mulai melihat masa depan dirinya di sebuah acara Perserikatan Bangsa-Bangsa dan Jenderal Shang (Panglima Perang  dari Tiongkok) berterima kasih kepadanya karena berhasil meyakinkan Jendral untuk membatalkan serangan. Atas usaha dan pengelihatan Louise dalam meyakinkan Jenderal Shang di masa depan akhirnya Tiongkok membatalkan serangannya. Pesawat alien perlahan menghilang dari Bumi, tanpa terbang ke langit,  tanpa mengeluarkan asap atau emisi, menghilang begitu saja.

Ada beberapa hal yang bisa kita ambil pelajaran dari film ini, pertama bahasa adalah landasan peradaban. Perekat semua orang, bahkan bisa menjadi senjata pertama dalam konflik. Kita bisa melihat bagaimana masyarakat kita menggunakan bahasa dalam berinteraksi baik di dunia nyata maupun maya. Dengan kekebasan yang diperoleh seakan tak ada pembatas lagi dalam berbicara. Tak jarang dari interaksi yang terjadi menimbulkan gesekan antar warga masyarakat.

Kedua, film ini menujukan perjuangan umat manusia dalam mengerti dan memahami apa yang dikatakan oleh alien. Dua peradaban bertemu antara manusia dengan makhluk yang keberadaannya di angkasa pun kita tidak tahu. Namunn dengan kesungguhan dari tim yang telah dibentuk bersama dengan Ian dan Louise pada akhirnya mereka bisa berinteraksi dengan alien tersebut. Dalam kehidupan terkadang kita dihadapkan dengan orang-orang yang tidak bisa kita fahami bahasa, tingkah laku bahkan budayanya. Dibutuhkan usaha yang keras dari kita untuk bisa memahaminya. Jangan terlalu cepat mengambil kesimpulan atas prasangka yang kita jatuhkan kepada orang belum kita kenal benar karena bisa jadi apa yang kita maksud belum difahami oleh orang tersebut.

Ketiga, Louise memiliki kemampuan melihat masa depan. Walaupun demikian tak lantas membuat dirinya mengubah apa yang telah ia lihat di masa depan. Ia mengetahu akan mendapatkan seorang putri yang menderita penyakit kanker dan akan ditinggalkan oleh suaminya disaat ia harus berjuang bersama puterinya kelak. Saat pulang dari kamp militer ia tetap menerima lamaran Ian dan bersedia memiliki buah hati dari pernikahan mereka.

Advertisements

14 responses to “Arrival: Hubungan “bahasa” antara manusia dengan alien

  1. Film genre begini pas banget ditonton bareng pasangan yaa…
    Bisa jadi bahan diskusi.

    Seperti kata mas Adi.
    Bahasa adalah perekat hubungan. Landasan peradaban.
    Sangat dalam maknanya.

    Like

  2. Sukanya film kayak gini tu kdng ngebawa kita manggut2 pdhl dah tau itu fiksi.
    Boleh juga mas ini jd tontonan, meski agak berat ya temanya, cuma lumayan lha buat hiburan.
    Btw soal yg melihat masa depan itu, apa masa depannya bisa diubah gtu?

    Like

  3. Keren filmnya. Saya juga suka nonton genre sci-fi seperti ini. Teknologi dan kondisi masa depan adalah hal yg menarik untuk dinikmati sbg hiburan. Kagum sama si tokoh utama dg kemampuannya menerjemahkan bahasa asing dr planet lain

    Like

  4. Aku belom nonton filmnya. Sepertinya harus mulai searching nih. Biar bisa paham sendiri dan bisa merasakan sensasi romantisnya sendiri. Sci fic memang seru apalagi ditonton dilayar lebaaarrrr… pengen nonton ah

    Like

  5. Ini film bener² keren.. aku baru bs memahami jalan ceritanya pas di tengah².. di bagian awal masih bingung..
    Hebat bener ya tetap mau menerima walaupun sdh lihat masa depan nya agak suram

    Like

  6. coba komen lagi
    ah spoiler nih :))
    film fiksi masih jd hot ya.

    hey louise km cucok jd ahli nujum nih meramal masa depan hehe
    bs melihat masa dpn kdg bs ngeri sendiri ga sih, krn ga bs merubah jd baik macam di film drama korea tuh tomorrow with you.
    eh malah melenceng…^

    Like

  7. aku jg udah nonton ini, walau menurutku interstellar tetap film fiksi ilmiah yang paling memuaskan, tapi arrival jg cukup memukau. Salut banget, dengan sikap louise yang berani.. duh kalau aku sih ga akan seberani itu naik ke batu hitam yang ada aliennya.

    Like

  8. Film Barat ya ini. Bagus sih alur ceritanya dan aliennya kok engga di foto ya hihi teknologi semakin canggih kesini semakin banyak film film yang bagus ya untuk di tonton termasuk film yang satu ini

    Like

  9. Kalau habis nonton film yang ada aliennya, jadi suka ngebayangin,gimana kalo benar-benar terjadi. Serem, deh!

    Louise benar-benar bijaksana ya…gak mau merubah masa depannya. Padahal ada gambaran akan ditinggalkan nantinya, tapi tetep aja diterima lamaran Ian…wanita hebat!

    Like

  10. Whooah baca ini spoiler abis :)
    meskipun begitu aku tetep mau nonton kok:)
    apalagi ada amy adams :)

    The Space Between Us juga bagus kok mas :)
    tentang nasa dan astronot yang ngelahirin di Mars :)
    nonton deh

    Like

  11. Wow.. Film america memang selalu mengusung tekhnologi yang canggih, sering aku dibuat kagum karna efek2ny. Tp akhir2 ini ckup bosan dgn efek2 tsb, perang, kekuatan super dll, malah skrg aku lebih suka film berbau alam dan situs2 dunia.
    Sepertinya endingny romantis ya mas, ahh jadi pengen liat.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s