Jejak Indra Syafri

Sea games sebagai ajang perhelatan olah raga se-asia tenggara turut menyita perhatian masyarakat asia tenggara termasuk Indonesia. Saat ini Indonesia mencapai peringkat ke lima, semoga menjelang berakhirnya nanti, perolehan emas di setiap cabang meningkat sehingga peringkat Indonesia  semakin naik bahkan menjadi juara (amiin).

Saya sebagai penggemar olah raga sepak bola, samanya pont timnas sepakbola Indonesia dengan Singapura membuat langkah pasukan garuda muda semakin ringan untuk lolos ke babak selanjutnya. Di atas kertas kedua tim memang dinilai imbang oleh para pengamat sepakbola bahkan di beberapa pertandingan sebelumnya Singapura cukup merepotkan timnas Indonesia. Di pertemuan sebelumnya kedua tim ini mampu menghentikan perlawanan Kamboja dan Filipina, tetapi gagal menghadang Myanmar. Singapura menang 1-0 dari Filipina dan 3-1 dari Kamboja, Indonesia menang 2-0 dari Filipina dan 6-1 dari Kamboja. Kemudian, Singapura kalah 1-2 dari Myanmar, Indonesia kalah 2-4 dari Myanmar. Jalan Besar Sadium, Singapura menjadi saksi kemenangan timnas Indonesia atas Singapura. Skor 1-0 untuk timnas Indonesia menutup laga kamis malam kemarin dan secara otomatis Indonesia lolos ke babak selanjutnya. Alhamdulillah..

Ada hal yang menarik dari pertandingan sepakbola yang saya saksikan, khususnya setelah Timnas U-19 sebelumnya dibawah besutan Indra Syafri mengantarkan timnas Indonesia ke tangga juara. Selebrasi sujud Evan Dimas dan rekan-rekan timnya sebagai tanda syukur kepada Allah SWT menjadi pemandangan yang sangat indah kerap menghiasi layar kaca kita. Dan saya sangat senang melihat pemandangan tersebut. Kebiasaan ini terus dipertahankan hingga malam tadi ketika Evan Dimas mencetak gol kemenangan timnas Indonesia. Walaupun Indra Syafri sudah tidak melatih timnas Indonesia namun kebiasaan baik tersebut tetap dijaga dengan baik. Subhanallah…

timnas-indonesia-evan-dimas-sujud-syukur-rayakan-gol_663_382-660x330

Sujud syukur yang dilakukan oleh pemain timnas Indonesia saat berhasil mencetak gol

Itulah nilai-nilai kebaikan yang berhasil ditanamkan oleh pelatih dan timnya saat itu. itulah dakwah. Seolah tim pelatih ingin mengatakan bahwa di dalam keberhasilan seorang pemain sepak bola mencetak gol dan meraih kemenangan ada Allah SWT. Dan mengingatkan kita bahwa atas berbagai nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT kita terkadang lupa untuk bersyukur. Menyampaikan kebaikan kebaikan kepada orang lain adalah sebagian dari dakwah. Sampaikanlah ilmu, kebaikan walaupun satu ayat. Setiap muslim berperan dalam setiap gerakan dakwah, dan dakwah tidak harus disampaikan oleh ulama dan kyai saja. Siapapun kita, apapun profesi kita, kesempatan untuk menyampaikan kebaikan itu terbuka lebar. Terima kasih Indra Syafri dan tim.

Wallhu’alam

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s