Apakah kita sudah merdeka ?

Setiap tanhunnya tanggal 17 Agustus rakyat Indonesia merayakan hari proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Tahun ini sudah genap 69 tahun bumi pertiwi ini terbebas dari penjajahan kolonialis eropa dan jepang. Kita menyadari kemerdekaan adalah hak semua bangsa termasuk bangsa kita, namun pertanyaan yang selalu muncul setiap tahunnya adalah “apakah kita sudah merdeka”?Jawabannya adalah SUDAH. Kita sudah merdeka, baik secara de facto maupun de jure kita sudah merdeka artinya para founding father bangsa kita dengan jelas membacakan naskanhproklamasi 69 tahun silam dan negara-negara di seluruh dunia telah mengakui keberadaan negara kita.. Lalu mengapa pertanyaan itu selalu hadir ?

Sebagian berperndapat bahwa belum merdekanya kita karena cita-cita kemerdekaan yang terdapat dalam konstitusi kita belum benar-benar dapat dirasakan oleh sebagian besar penduduk bangsa kita. Sebagian orang berpendapat bahwa pemerintah negara Indonesia sampai saat ini belum mampu melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia, memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. Dengan parameter di atas timbulah kesimpulan sesaat bahwa kita belum merdeka walaupun sejatinya telah merdeka 69 tahun yang silam.

Secara emosional pernyataan di atas terkadang terdengar di antara hiruk pikuk kehidupan masyarakat kita. Namun taukauh bahwa Allah SWT telah memberikan rahmat dan berkahnya kepada republik tercinta ini yakni dengan dimerdekakannya kita dari tangan kaum penjajah. Lalu apakah kita tidak merasa bersyukur atas apa yang telah Allah karuniakan kepada kita ? sungguh terlalu. Syukurilah apa yang bangsa kita miliki termasuk kemerdekaan, persoalan masih tertinggalnya pembangunan dan hak warga negara tidak harus menurunkan rasa syukur kita terhadap kemerdekaan yang telah orang tua kita dulu usahakan.

Menurut pendapat saya yang menjadi permasalahan utama adalah belum mampunya kita memaknai kemerdekaan yang telah kita raih. Belum optimalnya usaha-usaha kita dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan demi mencapai cita-cita bangsa kita.Jangan sampai ketidak mampuan kita mengelola negeri yang telah merdeka ini membuat kita tidak bersyukur atas apa yang telah Allah berikan yakni “Kemerdekaan”.

Alhamdulillahirobbil’alamin. Sekali Merdeka Tetap Merdeka. Selama Hayat Masih di Kandung Badan. Wallahu’alam

Salam SuksesBelajar

Alhurriyah 15082014

04.17 pm

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s