Kapankah Kita Meninggal ? (berita duka meninggalnya ust. Jeffry Al Bukhori)

Pagi ini saya dikejutkan dengan SMS istri saya, “abi ustad Jeffry meninggal dunia karena kecelakaan”, Innalillahi wainnailaihi rojiun, semuanya berasal dari Allah dan akan kembali kepada Nya. Ustad yang akrab disapa dengan nama UJE meninggal dalam usia 40 tahun (terlahir 26 April 1973-meninggal 26 April 2013). Beliau meninggal di sekitar Pondok Indah dalam perjalanan dari Dai Center, “Semoga engkau berada di tempat terhormat dan terpuji wahai saudaraku”.

Itulah karakteristik kematian, tidak dapat diketahui kapan, di mana, dan sedang apa. Ia tidak dapat dimajukan dan dimundurkan, tak tahu apakah ia datang ketika kita sedang beribadah atau bergelimang dengan maksiat. hanya satu karakteristik yang pasti dari kematian yakni, ia akan datang pada siapa saja yang bernyawa.

Yang harus kita jaga adalah kita harus berusaha menyediakan waktu ketika kematian datang kita sedang berada dalam kondisi sedang beramal sholeh. Sungguh sangat indah bila kematian datang saat kita menuntut ilmu, berdakwah di jalan Allah SWT atau menyantuni saudara -saudara kita yang tidak mampu. naudzubillah min dzalik bila kita meninggal berada dalam kondisi bermaksiat kepada Allah SWT, Semoga Allah SWT melindungi kita dan selalu menjaga kita dalam jalan yang lurus dan diridhaiNya. Amiin

Selain itu kita juga harus berusaha mempersiapkan bekal yang cukup untuk kita pertanggungjawabkan kelak di akhirat nanti.Mungkin pertanyaan yang tepat yang harus kita tanyakan pada diri kita sendiri adalah, Apakah bekalku sudah cukupuntuk bertemu dengan Nya? apakah semua amal kebaikan yang aku lakukan akan menjadi bekalku nanti, mungkinkah bekalku ini akan diterima oleh Nya atau amal-amal kebaikan ini sia-sia karena aku lakukan untuk mendapatkan pujian dari manusia?

Di dalam hati ini kita harus menyimpan dengan rapi harapan dan kekhawatiran, harapan semoga bekal amal sholeh yang telah kita persiapkan dapat diterima oleh Allah SWT dan khawatir jangan-jangan masih ada niatan selain Allah sehingga amal-amal yang kita lakukan sia-sia belaka.

Kita sedang menunggu giliran, hari ini Allah SWT telah memanggil UJE mungkin kita selanjutnya, “Tidaklah seorang muslim meninggal pada hari Jum’at atau malam Jum’at melainkan Allah melindunginya dari siksa kubur” (HR. Al-Tirmidzi, no. 1043). Allahumma ya Allah ya Rahmaan ya Rahiim ya Goffuur rahmatilah almarhum dg ampuni Mu, terimalah almarhum disisi Mu sebagai hamba Mu yg sholeh…aamiin”.

Ya Allah panggilah aku ketika aku sedang berbuat kebaikan dan berlari mendekati Mu janganlah Kau panggil aku saat aku bergelimang dengan dosa dan kemaksiatan.. Amiin.

Wallahu’alam Bishawab

Salam SuksesBelajar

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s