Mari memaknai sebuah kata " Kehilangan ".

Sekarang mari kita menuliskan kata “kehilangan ” di atas sebuah kertas putih, polos dan pandangi tulisan tersebut dengan penuh konsentrasi dan  pendalaman, focus dan terarah… tentu bila ditanya mengenai makna sebuah kehilangan yang terbayang adalah sedikit ataupun banyak rasa kecewa, sedih , pilu, termehek-mehek, meratapi, yang pada intinya adalah ” Penderitaan”.

Teman saya berkata marikita memaknai kehilangan. Bagaimana memaknai sebuah kehilangan??? seperti apa memaknai kehilangan?? apakah memaknai kehilangan sama dengan merenungi, meratapi, nelongso kata orang jawa bilang, yang memiliki energi negatif ataukah kehilangan adalah wujud keikhlasan, kerelaan, kesabaran dan mengandung energi positif??

Untuk bisa memaknai kehilangan Saya mengajak anda semua yang berada pada posisi kehilangan “Mari mengenali bagaimana proses sebuah kehilangan atau bagaimanakah kehilangan dapat terjadi??? Saya percaya dengan mengenali sebuah proses kehilangan kita akan lebih bisa memaknai arti sebuah kehilangan. 

Pertanyaan selanjutnya, Bagaimana cara mengenali proses sebuah kehilangan?

Pertama bayangkan/ visualisasikan saat-saat anda mengalami peristiwa ‘kehilangan’. Perhatikan rentetan gambar  bayangan tersebut  dengan fokus dan sistematis. Ketika mata Anda menatap lekat ke gambaran tersebut, apa yang terjadi? Ada rasa tidak nyamankah? Jika ini terjadi, otak-atik gambarnya, semisal gambar ini semula berwarna, bisa diganti dengan hitam putih, atau jika warna gambarnya cerah bisa diredupkan, atau Andaikata gambarnya bergerak seperti film, Anda bisa rubah gambarnya menjadi diam, bahkan jika jaraknya terlampau dekat, bisa  dijauhkan. Otak-atik seoptimal mungkin baik itu warna, bentuk, jarak, dimensi dan apapun yang dapat menjadikan rentetan gambar tersebut mendatangkan kenyamanan dan energi positif. Gambarkan seolah-olah anda sebagai peran utama, anda juga sutradara, produser, penata rias, juru kamera dalam sebuah film dengan judul kehilangan. Ketika saya kehilangan laptop beberapa hari yang lalu begitu jelas gambaran bagaimana saya berperan sebagai seseorang yang kehilangan sebuah benda. Bayangkan saja sekitar 2 menit sesaat setelah saya pergi ke kamar mandi. kejadian yang begitu cepat ! mengesalkan !  Sebuah kejahatan! Saat itu saya ubah cara pandang saya bahwa sesuatu yang indah dengan merubah sedikit cara pandang saya. Bayangkan banyak data yang harus hilang termasuk beberapa proposal penelitian dan persyaratan beasiswa. Kejadian yang memilukan sebagai seseorang yang lebih elegan,toh saya kehilangan data namun saya tidak kehilangan semangat saya untukberkreasi dengan atau tanpa laptop.

Sebagian orang mampu mendengar dengan jelas suara-suara yang muncul dalam sebuah kehilangan, baik itu suara batin sendiri ataupun suara-suara orang-orang disekelilingnya. Mana yang Anda dengar? Suara batin Anda atau suara di sekeliling Anda? anda pun bisa mereka intonasi suara-sura kehilangan tersebut hingga anda merasa nyaman. Ingat kenyamanan hati nurani. Di awal kehilangan kita akan kita tentunya bersumpah serapah bukan hanya dalam ucapan langsung, hati kecil kita pun membisikan sesuatu yang mungkin saja mengeluarkan suara-suara yang bernada negatif. Segeralah beristighfar yakinkan dalam hati ini adalah ujian atau teguran kepada kita. Bisikan kata-kata positif  sehingga hati akan menjadi tenang dan ikhlas.

Apa yang paling Anda rasakan saat stimulus terhadap kehilangan itu muncul? Apakah berdebar-debar keras di dalam dada? Apakah seolah-olah ada udara keluar masuk ke rongga tubuh? Ataukah dingin/ hangat yang menyergap permukaan kulit/ seluruh tubuh Anda? Seperti halnya Otak-atik pada elemen gambaran & suara, pada sensasi pun Anda mulai temukan kondisi tidak nyaman, dan kemudian bawa ke kondisi nyaman. Jika ada rasa tertentu di lidah, semisal pahit, asin, Anda bisa rubah rasa itu menjadi manis, ataupun sebaliknya. Misal sensasi dingin muncul & menyebabkan ketidaknyamanan, Anda bisa rubah suhunya menjadi hangat. Tujukan pada nyaman. Tujukan pada kenyamanan.

Semakin Anda berhasil mengenali elemen-elemen dari proses Kehilangan, semakin Anda mampu mencari & mendapatkan energi positif dari sebuah kehilangan. alirkanlah energi positif ke dalam hati anda…

Ustad saya berkata : Ketika dunia begitu kita cintai, sehingga rasa cinta itu memenuhi hati kita, maka ketika dunia yang kita cintai itu hilang dari kita, seakan kita tertimpa musibah besar. Sedang dunia dan isinya hanya bersifat sementara, tidak ada yang kekal dan yang akan kita bawa sampai ke akhirat. Laptop, hp, mobil mewah, istana megah, bahkan istri cantik yang kita milki, anak-anak yang menawan tidak akan bisa kita bawa ke dalam kubur. Semua itu akan kita tinggalkan ketika ajal telah datang. dulu kita berada dalam keadaan tak punya kemudian kita diberikan amanah dengan punya sesuatu dan pada akhirnya kita kembali menjadi tak punya mengapa kita tidak ikhlas..

Ataukah kita hanya berbahagia ketika kita sudah punya uang yang banyak, rumah yang megah, mobil mewah, gaji yang besar, jabatan yang tinggi, terpandang di masyarakat dan lainnya, dan bersedih ketika semua itu hilang dari diri kita?

Rasulullah saw bersabda: Dua rakaat fajar lebih baik dari dunia dan segala isinya (HR. Muslim ) dalam riwayat lain: Sesungguhnya lebih aku cintai dari dunia dan segala isinya.”

Katakanlah, “Jika bapak-bapakmu, anak-anakmu, saudara-saudaramu, istri-istrimu, keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perdagangan yang kamu khawatirkan kerugiannya, dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, lebih kamu cintai dari pada Allah dan rasul-Nya serta berjihad dijalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah memberikan keputusan-Nya.” Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik. QS. At Taubah [9] : 24

Buat teman-teman yang kehilangan berbahagialah….

Wallahualam Bishawab


Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s