HIJRAHNYA PENELITI INDONESIA

Lemahnya perhatian pemerintah dan kurangnya lembaga donor yang bersedia menyokong seorang peneliti untuk melakukan dan mengembangkan penelitian adalah penyebab utama larinya para peneliti Indonesia ke luar negeri.

Sebagai contohnya Pak Reza, yang pernah tercatat sebagai dosen peneliti di International Islamic University Malaysia, mengatakan, bagaimana pun juga, seorang peneliti tetap harus memenuhi kebutuhan di luar penelitiannya. Kebutuhan itu, paparnya, menyangkut kebutuhan finansial untuk keluarga. Ketika hal itu tidak didapatkan di Indonesia, maka saat itulah para peneliti hijrah ke negara lain yang dianggap lebih baik memberikan apresiasi kepada mereka.

Ternyata di Inggris ada peneliti kita yang menjadi dosen peneliti teladan tingkat universitas, ada peneliti Indonesia yang menjadi peneliti muda terbaik di Asia Pasifik, dan banyak ilmuwan kita diluar negeri yang memperoleh penghargaan atas dedikasinya

Seorang peneliti sejatinya memerlukan sokongan dana yang cukup untuk melakukan dan mengembangkan penelitiannya. Selain itu, diperlukan pula tempat untuk berkonsentrasi, asupan jurnal-jurnal ilmiah, buku, dan menambah wawasan melalui konferensi internasional.

Di luar negeri hal tersebut mudah didapatkan. Tetapi, di Indonesia semua menjadi sulit. Banyak yang mengajukan, tapi yang menyediakan sedikit.

kita bisa membandingkan kesejahteraan peneliti Indonesia dengan peneliti yang ada di Malaysia. Dengan menjadi dosen peneliti di Malaysia akan mendapatkan gaji 8000 Ringgit (sekitar lebih dari Rp 20 juta) per bulan. Selain itu juga akan mendapatkan berbagai tunjangan seperti tempat tinggal, kesehatan, dan tunjangan pendidikan anak. Tentunya akan sangat berbeda dengan di Indonesia akan lebih kecil dari fasilitas disana.

Ia menyayangkan lemahnya perhatian pemerintah terhadap para peneliti. Menurutnya, banyak peneliti asal Indonesia yang memiliki daya saing kuat dan prestasi di kancah internasional.

“Banyak yang sukses sebagai dosen peneliti. Di Inggris ada peneliti kita yang menjadi dosen peneliti teladan tingkat universitas, ada juga peneliti Indonesia yang menjadi peneliti muda terbaik di tingkat Asia Pasifik, dan ada banyak ilmuwan kita diluar negeri yang memperoleh penghargaan atas dedikasinya,”

Kita berharap pemerintah dapat lebih mendayagunakan para peneliti, dengan melibatkan para peneliti untuk mengelola sumber daya alam kita yang banyak dan melimpah.

Sekarang peerjaan rumah kita adalah bagaimana menggali kekayaan alam agar bisa lebih menghasilkan dengan potensi dan peran peneliti yang sudah ada.

Semoga Hari Esok Indonesia Lebih Baik…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s