Menjadi Pahlawan di Masa Kini

PAHLAWAN sering digambarkan sebagai orang yang bersedia mati untuk negara. Bahkan seringkali ketika orang itu sudah tiada, gelar pahlawan itu baru kita berikan. Tidak usah heran apabila kita lalu kesulitan untuk menggambarkan sosok pahlawan itu pada generasi yang sekarang.

Padahal contoh hidup itulah yang seringkali kita butuhkan. Pahlawan hidup itu perlu menjadi teladan bagi kita dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman dan untuk mengukuhkan kebersamaan kita sebagai sebuah bangsa.

Semua bangsa membutuhkan hadirnya pahlawan-pahlawan. Bahkan secara sengaja pahlawan itu ditemukan. Terutama mereka yang telah mengabdikan hidupnya untuk profesinya. Mereka yang mendahulukan kepentingan yang lebih besar daripada kepentingannya sendiri.

Lihat bagaimana bangsa Amerika memperlakukan orang seperti Steve Jobs. Pendiri Apple ini menjadi pahlawan modern bagi mereka, karena ia bukan hanya memberikan kebanggaan kepada bangsa Amerika, tetapi menjadi model bagi generasi muda bangsa itu.

Kita pun tidak kekurangan sosok-sosok seperti itu. Kita lihat bagaimana di setiap bidang pengabdian ada orang yang mau bekerja untuk kepentingan masyarakat yang lebih besar. Hanya saja kita jarang bisa melihatnya, justru bangsa lain yang kemudian menghargai mereka.

Sebut misalnya mereka yang mendapatkan Ramon Magsaysay Award. Dua putra Indonesia yang mendapat penghargaan sebagai pahlawan oleh Pemerintah Filipina adalah Tri Mumpuni dan Hasanain Juaini.

Tri Mumpuni dianggap berjasa untuk menerangi rakyat di perdesaan melalui pembangkit listrik mikrohidro yang ia kembangkan. Sementara Hasanain “menerangi” masyarakat di Lombok Barat dengan pendidikan pesantren yang mencerahkan.

Mereka tidak pernah mencari panggung dalam melakukan pekerjaannya. Mereka memilih untuk bekerja dalam diam. Namun hasil karya mereka dirasakan manfaatnya oleh orang banyak.

Di zaman seperti sekarang, pahlawan-pahlawan seperti itulah yang kita butuhkan. Kita perlu panggungkan bukan untuk mengkultuskan, tetapi untuk menginspirasi lebih banyak warga ini untuk mau bekerja bagi bangsanya.

Di tengah orientasi masyarakat yang lebih mementingkan diri sendiri, kita butuh contoh untuk membalikkan keadaan itu. Kita butuh sosok yang tidak hanya menepuk dadanya sendiri, tetapi sosok yang mampu menghasilkan karya besar.

Orientasi kepada pencitraan diri membuat orang sering lupa akan peran yang sebenarnya harus ia mainkan. Keinginan untuk lebih menonjol diri justru melahirkan perilaku-perilaku warga yang lebih mengutamakan citra daripada karya.

Peringatan Hari Pahlawan yang kita lakukan hari ini diharapkan mengubah orientasi besar dari kita semua. Kita mendorong setiap warga bangsa untuk berlomba-lomba menjadi pahlawan bagi bangsanya.

Sekali lagi pahlawan masa kini tidak harus seperti rambo yang berotot besar dan memanggul senjata. Ketika seseorang mau berbuat bagi kebaikan lingkungan di sekitarnya, mereka sudah menjadi pahlawan bagi bangsa ini.

Setiap profesi yang ditekuni dengan sungguh-sungguh akan memberi kontribusi yang luar biasa bagi bangsa ini. Yang dibutuhkan hanya kesungguhan untuk mau menjalankannya dan tidak mudah tergoda untuk beralih ke profesi lain yang bukan panggilan hatinya.

Terutama pemimpin harus mendorong lahir-lahirnya pahlawan baru. Caranya dengan menghargai karya-karya yang dihasilkan. Pemimpin harus mau memberi pengakuan kepada  kehebatan putra-putra bangsanya dan bangga ketika ada yang bisa lebih hebat dari dirinya.

Ketika pemimpin hanya silau kepada mereka yang bergelimang harta, maka jangan salahkan apabila orientasi dari bangsanya hanya mengejar harta. Bahkan demi sekadar mendapatkan harta, lalu mereka menghalalkan segala cara.

Keterpurukan bangsa karena perilaku yang koruptif, salah satunya disebabkan oleh orientasi yang keliru itu. Inilah yang harus segera kita perbaiki agar kita tidak semakin terpuruk dan kehilangan makna mulia dari yang namanya pahlawan.

Suryopratomo

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s