Saat Pisau Menggoresk Kaca

kaca itu halus

tak ada cela maupun cacat

indah menembus sinar lurus tak berbelok

dingin menyejukan tentram mendamaikan

menjadi kerinduan dan tempat peraduan

Pisau itu tajam

mampu menyayat daging hingga urat-urat dalamnya.

menusuk  dada hingga bocorlah darah berceceran.

luka perih tersayat tertusuk sejadi-jadinya.

tak kuasa setiap orang menahan itu.

Pisau itu telah menggores kaca

goresan kecil berbekas tak bisa hilang

goresan dan guratan itu

Advertisements

5 responses to “Saat Pisau Menggoresk Kaca

    • bekas yang tertinggal itu akan menjadi pelajaran dan pengalaman, agar kita tak tergores di tempat yang sama..salam kenal mba dian.

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s