Belajar dari Mata

Selain untuk melihat, ternyata mata juga memberi pelajaran berharga buat kita. Kedua mata kita berkedip bersamaan, melihat bersama, bergerak bersama, melirik bersama, menangis bersama, terpejam bersama dan tidur bersama. Hampir semua hal mereka lakukan dengan kompak dan serempak. Kedua belah mata tahu tugasnya masing masing dan tahu satu dan lainnya saling mendukung.

Yang paling menarik dari semua itu, mata kanan dan mata kiri tidak pernah saling melihat tidak pernah berjumpa langsung. Tapi mereka bekerja sama seiring setiap waktu. Bukankah luar biasa jika kita bisa menumbuhkan persaudaran kita seperti mata kita. Kita bekerja bahu membahu karena kita saling percaya bahwa semua mengerjakan tugasnya masing-masing. Sekalipun kita tidak saling kenal, tapi kita penderitaan saudara kita membuat kita menangis juga. Sekalipun kita tidak saling kenal tapi kita rela membantu saudara yang kesusahan.

Rosululloh sholallahu ‘alaihi wa sallam, dari Nabi sholallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Tidaklah sempurna keimanan salah seorang di antara kamu sehingga ia mencintai bagi saudaranya (sesama muslim) segala sesuatu yang dia cintai bagi dirinya sendiri.” (HR. Bukhori dan Muslim)

“Orang-orang mukmin laksana satu tubuh, bila satu dari anggotanya sakit, maka seluruh tubuh turut mengeluh kesakitan dengan merasa demam dan tidak bisa tidur malam hari”.

Isa Alamsyah

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s