Teh minuman favoritku

Sejak kecil saya suka diberi minum teh oleh nenek. Hampir tidak ada air putih dingin di sana, selalu saja air teh, ada air putih itu pun air panas di dalam termos.  Tidak tahu apakah kebiasaan atau memang nenek menyadari khasiat meminum teh saya jadi teringat kembali akan kebiasaan nenek. Teh salah satu minuman yang mendunia. Setiap orang pasti pernah merasakan nikmatnya teh yang dihidangkan baik dingin maupun panas. Fungsi praktis teh saat ini menurut saya adalah ketika kita sedang diare, langsung saja meneguk teh pahit secara teratur dijamin buang air jadi normal kembali.

Yang unik dari teh adalah tidak seperti kopi atau minuman lain yang banyak jenisnya teh adalah minuman yang diambil hanya dari satu jenis tumbuhan yaitu  “Camellia sinensis”. Bentuk penyajiannya pun mudah cukup direndam dengan air panas teh sudah bisa dikonsumsi dengan keharuman dan kesegaran yang nikmat. Bagi pencinta teh terdapat berbagai macam bentu, warna dan berbagai macam penyajian teh.

Teh Hitam

Teh hitam bisa diperoleh dari daun Camellia sinensis setelah terkena 8-24 jam udara terbuka. Setelah daun dipetik,  air yang berada di daun diuapkan dengan cara diangin-anginkan. Dedaunan yang mulai kering lama kelamaan meringkuk dan mulai kering. kemudian daun teh di kumpulkan menjadi gulungan yang mendorong oksidasi. Ketika sepenuhnya teroksidasi, daun berubah menjadi warna hitam. Produsen teh kemudian memasukkan daun teh ke dalam periode pengeringan terakhir sebelum menyortir dan kemasan mereka.

Teh oolong

Teh olong adalah teh yang memiliki teh yang rumit dalam pemrosesannya. sedikit berbeda dengan teh hijau dan hitam. Daunnya akan teroksidasi selama pemrosesan. Seperti dengan teh hitam, daun menyebar sampai kering selama 8-24 jam, tapi setelah itu, di ombang-ambingkan dalam keranjang  untuk membuat eksposur memar dan parsial ke udara. Langkah terakhir mengukus daun, yang menetralkan enzim dalam teh dan mencegah oksidasi lebih lanjut.

Teh Hijau

Teh hijau adalah teh yang memiliki kandungan kafein yang rendah. Selain itu juga teh ini dikenal sebagai teh yang memiliki sifat antioksidan yang tinggi sehingga sering digunakan untuk berbagai macam pengobatan herbal. Seluruh proses pembuatan teh hijau mencegah oksidasi berlangsung pada daun. terkadang daun disusun sampai kering selama beberapa jam, kemudian, untuk menetralkan enzim dan mencegah oksidasi lebih lanjut, daun dikukus. Ini adalah teknik yang sangat yang menghasilkan  enzim yang sekarang sedang diteliti oleh pihak medis. Setelah proses penguapuapan, daun digulung dalam kondisi daun yang masih hijau.

Teh Putih

Akhiri-akhir ini teh putih menjadi barang populer di Eropa karena teh ini  diproses dengan cara yang unik. Teh putih terbuat dari tunas kecil dari tanaman teh. Seperti teh hijau, teh putih dikukus  untuk mencegah segala jenis oksidasi, dengan  sangat hati-hati diambil untuk menghindari hancurnya teh. Tunas dikeringkan akan memiliki penampilan seperti perak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s