Belajar mengikhlaskan setelah kehilangan

Siang itu setelah mengisi kegiatan Himasiltan (himpunan profesi untuk mahasiswa dari departemen HAsil Hutan) tepat tiga puluh menit sebelum waktu Dhuhur. Di tengan cuaca yang panas namun turun hujan gerimis secara tiba-tiba. Saya yang tahu bahwa jadwal shalat dhuhur akan dimulai sebentar lagi mencoba mencari ponco kesayangan berwarna coklat.  Ya, ponco itu selalu menemani saya ketika hujan turun. Untuk orang yang tinggal di Bogor sepertinya  memang sebaiknya selalu menyediakan payung, rain coat atau sejenisnya. Kalau saya lebih senang memilih ponco karena selain tak bisa ditembus air juga lebih praktis dan total melindungi serta bisa dipakai di saat naik motor. Dalam seminggu setiap sore saya kebetulan selalu berangkat mengajar les privat dan untuk menuju lokasi les tersebut saya sering menggunakan sepeda motor.

Begitu terkejutnya saya ketika Si Ponco hilang dari tas saya. Saya mencoba menggeledah seluruh ruangan dan hasilnya nihil tak ada Si Ponco kesayangan. Saya mencoba mengingat-ingat kembali dan ternyata saya baru sadar Si Ponco saya simpan di kursi depan. Tanpa pikir panjang saya liat di kursi depan dan ternyata tidak ada !

Lemas deh jadinya..saya mencoba mengingat-ingat kembali dan ternyata memang Si Ponco saya letakan di kuri depan setelah dipakai dari Al Hurriyah. Saya coba liat sekeliling laboratorium tapi tak ada tanda tanda-tanda keberadaan si Ponco. Sempat juga bersuudzan ma anak-anak yang main skate board atau pemulung yang memang suka lewat di laboratorium.. Tapi ujung-ujungnya ya pasrah saja lah. Kalau sudah hilang ya mau gimana wong sudah dicari juga tetap tidak bisa ditemukan. Jadi lebiah baik be positive thinking but stay alert. Tinggal beli lagi mudah-mudahan ada anggaran bulan depan buat dialokasikan beli Ponco yang baru.Ada beberapa hikmah yang bisa saya ambil dari kejadian ini yaitu :

1. Lebih baik instrospeksi diri mungkin saja saya kurang sedekah atau belum ikhlas ketika bersedekah.

2. Selalu berhusnudzan kepada Allah SWT , segala sesuatu yang sudah  terjadi merupakan kehendak-Nya. Mungkin saja sudah dipersiapkan oleh Allah SWT sesuatu sebagai pengganti yang lebih baik.

3. Mendorong kita untuk selalu bersyukur  atas apa yang sudah kita miliki.

4. Selalu berhati – hati menyimpan barang, saat itu saya juga  menyadari dengan sedikit kecerobohan saya menyimpan barang berdampak kehilangan. So jangan buka peluang bagi pencuri untuk melakukan aksinya. Wallahualam.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s