Mentari di malam hari

Kau mentari yang amat menyilaukan mata
Tak kuasa ku memandangmu
Kau teramat kuat
Kau rajanya siang hari
Hingga panas menebar bumi
Hingga keringat ini tak mampu berhenti

Malam ini teramat gelap
Kau rajanya kegelapan
Tempat bergantungnya bebintang dan rembulan
Maskapai penerbangan alam
Malam ini begitu tenang
Kau teramat lembut

Kau bagai mentari di malam hari
Teramat kuat tapi lembut
Tak bermaksud untuk tahu
Kau telah memalingkan segalanya
Mengubah sebagian orientasi
Dalam dekapan degup jantung
Setiap putaran yang kukayuh

Hingga tak tersadar
Sampai pada kebingungan
Karena kau….Pilihan yang nyata.
Ku …..Bagaikan mengejar
Mentari di malam hari.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s